Arsip Tag: jenis krisis eksistensial

Mengenal Berbagai Jenis Krisis Eksistensial


Hampir setiap orang pasti pernah berada di titik kehidupan dimana mereka merasa stres, cemas dan depresi. Bagi orang yang dapat mengatasi kondisi tersebut dengan baik, emosi negatif yang mereka rasakan umumnya hanya bersifat sementara serta tidak terlalu mengganggu tingkatan hidup mereka.

Jenis Krisis Eksistensial

Ada berbagai jenis krisis eksistensial. Setiap jenis memiliki pemicu berbeda yang berkontribusi pada perkembangan krisis eksistensial dalam diri seseorang, antara lain:

Kebebasan dan Tanggung Jawab

Setiap orang memiliki kebebasan untuk membuat pilihan yang dapat mengubah hidup mereka menjadi lebih baik atau lebih buruk. Namun, kebebasan dalam menentukan pilihan harus dibarengi dengan tanggung jawab. Setiap keputusan memiliki konsekuensinya sendiri dan Anda tidak dapat menyalahkan orang lain jika semuanya tidak berjalan dengan baik. Bagi sebagian orang, kebebasan memilih ini dapat menyebabkan kecemasan eksistensial. Kondisi ini merupakan bentuk ketakutan umum akan makna dan pilihan hidup.

Kematian

Krisis eksistensial dapat muncul ketika Anda mencapai usia tertentu. Misalnya, seseorang mungkin bertanya-tanya apa dasar hidupnya ketika dia merayakan ulang tahunnya yang kelima puluh. Anda juga dapat berpikir tentang makna hidup dan bertanya-tanya apa yang terjadi setelah kematian. Jenis krisis eksistensial ini juga dapat terjadi setelah Anda didiagnosis dengan penyakit terminal atau ketika kematian sudah dekat.

Isolasi dan Konektivitas

Manusia adalah makhluk sosial. Hubungan yang kuat dengan orang lain dapat mendukung Anda secara mental dan emosional serta membawa kepuasan dan kegembiraan batin. Namun, tidak semua hubungan bersifat permanen. Misalnya, kematian orang yang dicintai dapat membuat Anda merasa kesepian dan terisolasi. Keadaan ini kemudian memunculkan pemikiran bahwa hidup tidak ada artinya lagi.

Arti dan tujuan hidup

Banyak orang mengalami krisis eksistensial setelah memikirkan makna dan tujuan hidup mereka. Ketika seseorang gagal mencapai sesuatu yang diinginkannya, kondisi tersebut dapat membuatnya meragukan eksistensinya.

Emosi, pengalaman dan manifestasi

Tidak membiarkan diri kita merasakan emosi negatif yang dapat membuat krisis eksistensial. Banyak orang berpikir mereka akan selalu bahagia jika mereka tidak membiarkan rasa sakit dan penderitaan datang ke dalam hidup mereka.